📗 Apakah Seorang Istri Harus Meminta Izin Suaminya Jika Akan Keluar Rumah?

❓Pertanyaan:

Bismillaah apakah setiap istri harus minta ijin kesuaminya klo keluar rumah,walau menjemur atau hal yg dekat2,jazakallahu khairan

💡Jawaban:

Secara asal, istri harus meminta izin suaminya jika akan keluar rumah.

Jika untuk wanita yg telah ditalak raj'i saja tidak boleh keluar dr rumah suaminya, maka lebih-lebih lagi untuk yg masih berstatus sebagai istri dan belum ditalak. Hal ini sebagaimana dalam surat atTholaq ayat 1.

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِذَا طَلَّقْتُمُ النِّسَاءَ فَطَلِّقُوهُنَّ لِعِدَّتِهِنَّ وَأَحْصُوا الْعِدَّةَ وَاتَّقُوا اللَّهَ رَبَّكُمْ لا تُخْرِجُوهُنَّ مِنْ بُيُوتِهِنَّ وَلا يَخْرُجْنَ إِلا أَنْ يَأْتِينَ بِفَاحِشَةٍ مُبَيِّنَةٍ

Wahai Nabi, jika kalian mentalak istri kalian, maka talaklah sesuai iddah mereka, dan hitunglah iddahnya. Dan bertakwalah kalian kepada Allah Rabb kalian. Janganlah kalian mengeluarkan mereka dari rumah kalian dan jangan pula mereka keluar dari rumah kalian kecuali jika mereka melakukan perbuatan keji yg nyata...(Q.S atTholaq ayat 1)

Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu anha juga meminta izin kepada Rasulullah shollallaahu alaihi wasallam ketika akan ke rumah orangtuanya:

أَتَأْذَنُ لِي أَنْ آتِيَ أَبَوَيَّ

Apakah anda mengizinkan saya mendatangi orangtua saya? (H.R al-Bukhari dan Muslim)

al-Imam al-Iraqy rahimahullah menyatakan:

وقولها : (أتأذن لي أن آتي أبوي) فيه أن الزوجة لا تذهب إلى بيت أبويها إلا بإذن زوجها

Dan ucapan beliau (Aisyah radhiyallahu anha) yg menyatakan: "Apakah anda mengizinkan saya untuk mendatangi orangtua saya?" di dalam hadits ini terkandung (faidah) bahwa seorang istri tidaklah (boleh) pergi ke rumah kedua orangtuanya kecuali dengan seizin suaminya (Thorhut Tatsriib (8/58))

Ibnu Muflih al-Hanbaliy rahimahullah menyatakan:

ويحرم خروج المرأة من بيت زوجها بلا إذنه إلا لضرورة ، أو واجب شرعي

Haram bagi seorang wanita keluar dari rumah suaminya tanpa izinnya kecuali karena darurat, atau kewajiban syar'i (al-Aadabusy Syar'iyyah (3/375))

Alhamdulillah, saat ini banyak kemudahan dari Allah untuk berkomunikasi. Seorang wanita bisa izin pada suaminya saat suaminya sedang tdk ada di rumah melalui HP.

Untuk keperluan-keperluan yg sdh rutin dan mendapatkan izin dari suami, tidak mengapa bagi wanita keluar ke tempat yg dekat utk kebutuhan yg jelas. Misalkan, sekali istri meminta izin kepada suaminya: Apakah boleh saya setiap menjemur pakaian di tempat tersebut? yang posisinya di luar bangunan rumah.Jika suami mengizinkan, maka yg demikian insyaAllah tdk mengapa kl setiap keluar utk menjemur pakaian cukup dgn sekali izin tersebut selama tdk ada perubahan dlm pemberian izin dari suami. Atau misalkan, keperluan keluar untuk belanja pada penjaja sayur wanita yg setiap hari datang di depan rumahnya.

Wallaahu A'lam.

(Abu Utsman Kharisman)

💡💡📝📝💡💡

WA al-I'tishom 2