📗Keutamaan Memperbanyak Bersholawat kepada Nabi pada Hari Jumat

عن أوس بن أوس : عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ( إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ ، فِيهِ خُلِقَ آدَمُ عَلَيْهِ السَّلام ، وَفِيهِ قُبِضَ ، وَفِيهِ النَّفْخَةُ ، وَفِيهِ الصَّعْقَةُ ، فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلاةِ فَإِنَّ صَلاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ، قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، وَكَيْفَ تُعْرَضُ صَلاتُنَا عَلَيْكَ وَقَدْ أَرَمْتَ -أَيْ يَقُولُونَ قَدْ بَلِيتَ- قَالَ : إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ حَرَّمَ عَلَى الأَرْضِ أَنْ تَأْكُلَ أَجْسَادَ الأَنْبِيَاءِ

Dari Aus bin Aus dari Nabi shollallaahu alaihi wasallam : Sesungguhnya hari kalian yang paling utama adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam alaihissalam diciptakan. Pada hari itu Adam meninggal. Pada hari itu tiupan sangkalala (kiamat). Pada hari itu berjatuhanlah makhluk (karena mendengar tiupan sangkakala). Maka perbanyaklah sholawat kepadaku (pada hari itu), karena sholawat kalian akan disampaikan kepadaku. Sahabat Nabi bertanya: Wahai Rasulullah, bagaimana bisa sholawat (kami) disampaikan kepada anda padahal (jasad) anda telah ditelan (tanah) ? Nabi shollallaahu alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla mengharamkan tanah untuk memakan jasad para Nabi (H.R Abu Dawud, dishahihkan Syaikh al-Albaniy).

💡💡📝📝💡💡

WA al-I'tishom