🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗

💎 FAWAID DARI HADITS AL-ARBAIN AN-NAWAWIYYAH

(HADITS KE 01)

〰〰〰

عن أمير المؤمنين أبي حفص عمر بن الخطاب رضي الله عنه قال: سمعتُ رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: “إنَّما الأعمال بالنيَّات، وإنَّما لكلِّ امرئ ما نوى، فمَن كانت هجرتُه إلى الله ورسوله فهجرتُه إلى الله ورسوله، ومن كانت هجرته لدنيا يُصيبها أو امرأة ينكحها فهجرته إلى ما هاجر إليه”.

✏️ Dari amirul mukminin umar bin khattab radhiyallahu anhu, beliau berkata “saya mendengar rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan ganjaran sesuai dengan niatnya, barang siapa yang berhijroh karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrohnya untuk Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang berhijroh dikarenakan dunia yang diingin diraih atau wanita yang ingin dinikahi maka hijrohnya sesuai dengan apa yang dia niatkan". (Hadist riwayat Bukhori dan Muslim)

〰〰〰

✏️ Berkata Fadhilatus Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad حفظه الله:

💎 Faedah-faedah dari hadits:

1. Sebuah amalan tidak akan terwujud kecuali dengan niat

2. Setiap amalan dinilai (baik/buruk) sesuai dengan niatnya

3. Pahala yang didapatkan oleh seorang yang beramal tergantung kadar niatnya

4. Seorang alim/guru membuat sebuah contoh/permisalan untuk memperjelas suatu permasalan

5. Keutamaan berhijroh, sebagaimana Rosul menjadikannya sebagai permisalan, sebagaimana hadits amr bin ash rodiyallohu anhu, bahwa Nabi ‘alaihis solaatu wassalam bersabda: “tidakkah kalian mengetahui bahwa keislaman seseorang menggugurkan dosa2 sebelum (dia masuk islam), dan hijroh bisa menggugurkan dosa2 sebelumnya.” Al-hadits

6. Pahala dan dosa yg akan didapatkan seorang hamba sangat tergantung dengan niatnya

7. Sebuah perbuatan akan dinilai sesuai dengan wasilahnya, misalnya sebuah perbuatan mubah bisa menjadi ketaatan jika seseorang meniatkannya untuk kebaikan, seperti makan dan minum yg diniatkan untuk menopang ibadahnya

8. Satu jenis amalan bisa memiliki 2 akibat, bisa jadi menimbulkan pahala atau dosa (tergantung niatnya).

〰〰〰

⬆️📝 Diterjemahkan oleh "Syabab Ikhwan Kendari" dari Kitab Fathul Qowil Matin Fii Syarh Arbain Nawawi, karya Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad hafidzahulloh


〰〰〰〰
📚 WA Salafy Kendari 📡