🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗

💎 FAWAID DARI HADITS AL-ARBAIN AN-NAWAWIYYAH

(HADITS KE 05)

〰〰〰

عن أم المؤمنين أم عبد الله عائشة رضي الله عنها قالت: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “مَن أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه فهو ردٌّ” رواه البخاري ومسلم، وفي رواية لمسلم: “مَن عمل عملاً ليس عليه أمرنا فهو ردٌّ”.

✏️Dari Ummul Mu’minin Ummu Abdillah ‘Aisyah rodiyallohu ‘anha berkata, bahwasannya Rosululloh alaihi solaatu was salam bersabda: “Barang siapa yang membuat perkara baru dalam agama ini yang bukan berasal dari agama ini maka tertolak”. (HR. Bukhori dan Muslim). Dan dalam riwayat muslim: “Barang siapa yang beramal dengan perkara yang tidak ada contohnya dari kami maka amalannya tertolak”.

〰〰〰

✏️ Berkata Fadhilatus Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad حفظه الله:

💎 Faedah-faedah dari hadits:

🔻1. Haramnya kebid’ahan dalam agama ini

🔻2. Sebuah amalan yang dibangun diatas kebid’ahan maka tertolak atas pelakunya

🔻3. Pelarangan (atas bid’ah) menunjukkan rusaknya (amalan yang dibangun diatas bid’ah)

🔻4. Bahwasannya amalan sholeh yang dikerjakan tidak sesuai bimbingan syar’i, misalnya mengerjakan sholat sunnah yang tidak memiliki sebab pada waktu terlarang atau puasa pada hari id dan semisalnya maka amalan tersebut batil dan tidak teranggap

🔻5. Bahwasannya keputusan seorang hakim tidak bisa merubah dasar hukum sebuah amalan, dikarenakan sabda Rosul; amalan yang tidak ada perintahnya dari kami (maka tertolak)

🔻6. Bahwasannya sebuah perjanjian yang (melanggar syar’i) adalah batil dan wajib untuk di batalkan sebagaimana dalam hadits

〰〰〰

⬆️📝 Diterjemahkan oleh "Syabab Ikhwan Kendari" dari Kitab Fathul Qowil Matin Fii Syarh Arbain Nawawi, karya Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad hafidzahulloh


〰〰〰〰
📚 WA Salafy Kendari 📡