🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗

💎 FAWAID DARI HADITS AL-ARBAIN AN-NAWAWIYYAH

(HADITS KE 22)

〰〰〰

عن أبي عبد الله جابر بن عبد الله الأنصاريِّ رضي الله عنهما: أنَّ رجلاً سأل رسول الله صلى الله عليه وسلم، فقال: “أرأيتَ إذا صلَّيتُ المكتوبات، وصُمتُ رمضان، وأحللتُ الحلال، وحرَّمتُ الحرامَ، ولَم أزد على ذلك شيئاً، أدخل الجنَّة؟ قال: نعم” رواه مسلم، ومعنى حرَّمت الحرام: اجتنبته، ومعنى أحللت الحلال: فعلته معتقداً حلَّه.

📢 Dari Abu Abdillah Jabir bin Abdillah al-Anshori rodiyallohu anhuma berkata: Bahwasannya ada seorang bertanya kepada Rosululloh shallollohu alaihi wasallam : bagaimana seandainya aku sholat wajib, aku berpuasa romadhon, aku menghalalkan yang halal dan mengharomkan yang harom dan aku tidak menambah selain itu sesuatu amalpun, apakah aku akan masuk syurga? Rosul menjawab: Iya! . (HR. Muslim) makna kalimat “mengharomkan yang harom” adalah menjauhinya dan makna kalimat “menghalalkan yang halal” melakukannya karena yakin tentang kehalalannya.

〰〰〰

✏️ Berkata Fadhilatus Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad حفظه الله:

💎 Faedah-faedah dari hadits:

1⃣. Semangatnya para shohabat didalam mengetahui amalan-amalan yang bisa memasukkan kesyurga

2⃣. Amalan merupakan sebab untuk masuk kedalam syurga

3⃣. Penjelasan tentang pentingnya sholat lima waktu, dan disebutkan pada hadits bahwasannya sholat adalah tiangnya agama islam

4⃣. Penjelasan pentingnya puasa romadhon

5⃣. Seorang muslim melakukan perkara yang halal dibangun diatas keyakinan akan halalnya perkara tersebut dan menjauhi sebuah perbuatan karena yakin bahwasannya perbuatan tersebut harom

6⃣. Batilnya ucapan orang sufi yang menyangka bahwasannya seorang beribadah kepada Alloh bukan karena mengharap syurga atau takut dari neraka, padahal Alloh berfirman tentang kekasih-Nya (nabi ibrohim): {dan jadikanlah aku pewaris jannatu naim}

〰〰〰

⬆️📝 Diterjemahkan oleh "Syabab Ikhwan Kendari" dari Kitab Fathul Qowil Matin Fii Syarh Arbain Nawawi, karya Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad hafidzahulloh


〰〰〰〰
📚 WA Salafy Kendari 📡