🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗

💎 FAWAID DARI HADITS AL-ARBAIN AN-NAWAWIYYAH

(HADITS KE 35)

〰〰〰

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: "لا تحاسدوا، ولا تناجشوا، ولا تباغضوا، ولا تدابروا، ولا يبع بعضُكم على بيع بعض، وكونوا عباد الله إخواناً، المسلمُ أخو المسلم، لا يظلمه ولا يخذله، ولا يكذبه، ولا يحقره، التقوى ههنا، ويشير إلى صدره ثلاث مرَّات، بحسب امرئ من الشرِّ أن يَحقرَ أخاه المسلم، كلُّ المسلم على المسلم حرام: دمه وماله وعرضه" رواه مسلم.

✏️ Dari Abu Huroiroh rodhiyallohu anhu, bahwasannya Rosululloh shallollohu alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian saling hasad, jangan saling menipu dalam jual beli, jangan kalian saling memusuhi, jangan saling membelakangi, dan jangan salahseorang dari kalian menjual diatas jualan saudaranya dan jadilah kalian hamba-hamba Alloh yang bersaudara, seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, maka jangan dia mendzoliminya jangan menghinakannya, jangan mendustakannya dan jangan meremehkannya, ketaqwaan itu disini-Rosululloh mengisyaratkan ke arah dadanya tiga kali- dan cukuplah seseorang dikatakan berbuat jelek ketika dia meremehkan saudaranya sesama muslim, sesungguhnya nyawa, harta dan kehormatan seorang muslim adalah haram atas mereka satu sama lain. (HR. Muslim)

〰〰〰

✏️ Berkata Fadhilatus Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad حفظه الله:

💎 Faedah-faedah dari hadits:

1. Haromnya sifat saling hasad, demikian juga saling menipu dalam perdagangan, atau menjual dan membeli diatas jual-beli saudaranya, dan setiap perkara yang bisa menimbulkan permusuhan dan kebencian antara kaum muslimin

2. Larangan untuk melakukan hal-hal yang bisa memicu terjadinya kemarahan dan kebencian antara sesama kaum muslimin

3. Anjuran agar seluruh kaum muslimim mengeratkan tali persaudaraan dan saling mencintai satu sama lain.

4. Persaudaraan antara sesama muslim mengharuskan adanya saling memberikan kebaikan antara mereka dan menahan gangguan satu dengan yang lainnya.

5. Harom untuk mendzolimi, menghinakan, merendahkan dan berdusta kepada saudara kita yang muslim

6. Penjelasan akan bahayanya merendahkan saudara kita yang muslim, dikarenakan perbuatan tersebut cukup untuk menjatuhkannya dalam kesalahan walaupun dia tidak punya kesalahan selain itu

7. Ukuran kemuliaan antara manusia adalah dengan ketaqwaan sebagaimana firman Alloh yang artinya:

{yang paling mulia diantara kalian adalah yang paling bertaqwa}. QS. Al-Hujurot

8. Ketaqwaan tempatnya adalah dihati sebagaimana disebutkan dalam hadits ini dan juga disebutkan dalam firman Alloh yang artinya:

{dikarenakan barang siapa yang mengagungkan syiar-syiar agama Alloh maka itu datang dari ketaqwaan hati}.

9. Ketaqwaan yang ada dalam hati akan memiliki pengaruh kebaikan pada amalan anggota tubuhnya, dikarenakan baiknya hati seseorang akan menimbulkan baiknya amalan anggota tubuhnya

10. Haromnya melanggar nyawa, harta dan kehormatan sesama muslim

〰〰〰

⬆️📝 Diterjemahkan oleh "Syabab Ikhwan Kendari" dari Kitab Fathul Qowil Matin Fii Syarh Arbain Nawawi, karya Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad hafidzahulloh


〰〰〰〰
📚 WA Salafy Kendari 📡