〰〰〰〰〰〰〰
🔰 Silsilah Fawaid Hadits 🔰

📚 HARAMNYA TABARRUK (MENGAIS BERKAH) DENGAN PEPOHONAN DAN SEMISALNYA [2⃣]
〰〰〰〰〰〰〰

↘️ Dari Abi Waqid Al-Laitsi -rodhiallohu 'anhu- berkata: kami keluar bersama Rosululloh menuju (perang) Hunain dan kami baru saja meninggalkan kekafiran, dan kaum musyrikin memiliki sebuah pohon sidr (bidara) yang mereka ber-i'tikaf (berdiam diri dalam rangka ibadah, pent) di sekitarnya dan mereka menggantungkan senjata-senjata mereka di pohon tersebut yang diberi nama Dzatu Anwath, maka kamipun melintasi sebuah pohon sidr, maka kami katakan: wahai Rosululloh jadikan untuk kami Dzatu Anwath, sebagaimana mereka memiliki Dzatu Anwath maka Rosululloh bersabda:

اللّٰه أكبر إنها السنن قلتم والذي نفسي بيده، كما قالت بنو إسرائيل لموسى: اجعل لنا إلٰهاً كما لهم آلهة قال إنكم قوم تجهلون لتركبن سنن من كان قبلكم

"Allohu Akbar, sesungguhnya ia adalah prilaku (jalan hidup). Kalian telah mengatakan demi (Alloh) yang jiwaku berada di tangan-Nya, seperti yang dikatakan Bani Israel kepada Musa: jadikanlah untuk kami sesembahan sebagaimana mereka memiliki sesembahan, (Musa) mengatakan: sungguh kalian adalah kaum yang tidak mengerti. Sungguh kalian akan melakukan jalan hidup orang-orang sebelum kalian".

[HR. Ahmad, Tirmidzi, dan beliau menshahihkannya, dan Abdurrozzaq, dan Ibnu Jarir, Ibnul Mundzir, dan Ibnu Abi Hatim serta Thobroni, dengan semisalnya].

------------------------

🎓 Berkata Syaikh Robi' bin Hadi 'Umair Al-Madkholi hafizhohulloh:

Pelajaran yang dapat diambil dari hadits:

1. Larangan menyerupai ahli jahiliyah.

2. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menyerupakan permintaan mereka dengan permintaan Bani Israel.

3. Bahwa perbuatan yang menjadikan Bani Israel tercela karenanya maka tercela pula pada umat ini apabila mereka melakukannya.

4. Di dalam hadits ada peringatan atas sebuah kaidah: menutup pintu (kesyirikan).

5. Padanya ada satu pertanda dari tanda-tanda kenabian karena hal itu terjadi sebagaimana dikabarkan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.

6. Pada hadits tersebut adanya rasa takut dari kesyirikan dan bahwasanya seorang insan menganggap baik sesuatu yang mana dia mengira bahwa hal itu akan mendekatkan diri kepada Alloh padahal dia merupakan sesuatu yang paling menjauhkan dirinya dari rahmat Alloh dan mendekatkan diri dari kemurkaan Alloh.

🌏 Dinukil dari:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=146089

👆📝 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu 'Abduh Muhammad Sholehuddin حفظه الله

〰〰〰〰〰〰〰

تحريم التبرك بالأشجار ونحوها (2)

عن أبي واقد الليثي – رضي الله عنه – قال : خرجنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم إلى حنين ونحن حدثاء عهد بكفر ، وللمشركين سدرة يعكفون عندها وينوطون بها أسلحتهم يقال لها ذات أنواط ، فمررنا بسدرة ، فقلنا يا رسول الله اجعل لنا ذات أنواط ، كما لهم ذات أنواط فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم :

الله أكبر إنها السنن قلتم والذي نفسي بيده ، كما قالت بنو إسرائيل لموسى :< اجعل لنا إلهاً كما لهم آلهة قال إنكم قوم تجهلون > لتركبن سنن من كان قبلكم .

( أخرجه أحمد، والترمذي، وصححه، وعبد الرزاق، وابن جرير، وابن المنذر، وابن أبي حاتم، والطبراني، بنحوه ).

🔹🔹🔹

قال الشيخ ربيع بن هادي عمير المدخلي حفظه الله:

ما يستفاد من الحديث :

1- النهي عن التشبه بأهل الجاهلية.

2- تشبيه النبي صلى الله عليه وسلم طلبهم بطلب بني إسرائيل.

3- أن الفعل الذي يذم فيه بنو إسرائيل تذم فيه هذه الأمة إذا فعلته.

4- في الحديث تنبيه على قاعدة سدّ الذرائع.

5- وفيه علم من أعلام النبوة لكونه وقع كما أخبر النبي صلى الله عليه وسلم.

6- وفيه الخوف من الشرك وأن الإنسان قد يستحسن شيئاً يظن أنه يقربه إلى الله وهو أشد ما يبعده من رحمته ويقربه من سخطه.

🌏 http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=146089

〰〰〰〰〰〰〰
📚 WA Salafy Kendari 📡