〰〰〰〰〰〰〰
🎁 💎 UNTAIAN MUTIARA PERKATAAN PARA ULAMA TENTANG ILMU DAN CARA MENCARINYA
〰〰〰〰〰〰〰

✏️Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata: “Dulu seseorang apabila menuntut ilmu, dia tidak akan berhenti untuk memperlihatkan hal itu pada khusyu’nya, pandangannya, lidahnya, tangannya, sholatnya, dan zuhudnya. Jika seseorang diberi salah satu bidang ilmu kemudian dia mengamalkannya, maka itu lebih baik baginya dari dunia dan isinya.” [Al-Jami’ (1/60)]

✏️Asy-Syafi’i rahimahullah berkata: ”Ilmu itu ada dua: ilmu agama yaitu al-fiqh (memahami syariat) dan ilmu dunia yaitu ilmu kedokteran, sedangkan yang selainnya dari syair dan lainnya, maka itu hanya susah payah dan sia-sia.” [Al-Hilyah (9/142)]

✏️Al-Ashma’iy berkata: “Sesungguhnya perkara yang sangat aku khawatirkan dari penuntut ilmu bila dia tidak mengetahui ilmu nahwu, akan masuk dalam sabda rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:‘barangsiapa berdusta atas namaku, maka ambillah tempat duduknya di neraka’.” [AS-Siyar (9/178)]

✏️Sahnun bin Sa’id berkata: “orang yang paling berani untuk berfatwa adalah orang yang paling sedikit ilmunya. Ketika ada satu bidang ilmu pada orang itu, kemudian dia mengira bahwa kebenaran itu semuanya padanya.”[Al-jami’ (2/165)]

✏️Sebagian ahli hikmah berkata: “Semoga Allah memberi manfaat kami dan kalian dengan ilmu. Dan semoga Allah tidak menjadikan bagian kita dari ilmu hanya mendengar dan rasa kagum.”[Al-Jami’ (2/10)]

✏️Sufyan Ats-Tsauri berkata: ”Jika seseorang ingin jadi pimpinan dengan segera, dia lebih berbahaya daripada ilmu. Apabila dia menuntut ilmu dan menuntut ilmu, maka dia akan mencapainya.”[Al-Hilyah (7/81)]

✏️Al-Abbas bin Al-Mughiroh bin ‘Abdirrohman dari bapaknya, dia berkata: ‘Abdul ‘Aziz Ad-Darowardi bersama satu jama’ah datang menuju bapakku, untuk menampakkan kepadanya satu kitab. Kemudian Ad-Darowardi membacakan kitab itu untuk mereka, dia adalah orang yang buruk lisannya. Dia melakukan kesalahan yang jelek. Maka bapakku berkata:” celaka kamu, wahai Darowardi! Kamu lebih butuh untuk memperbaiki lisanmu sebelum melihat kepada bidang ilmu ini daripada hal lain.”[As-Siyar (8/368)]

✏️Az-zuhri berkata kepada Yunus bin Yazid: “Janganlah kamu merasa sombong dengan ilmu, karena ilmu itu berupa lembah-lembah, maka yang manapun kamu mulai dengannya, dia akan terputus darimu sebelum kamu meraihnya. Tetapi ambillah sepanjang siang dan malam. Dan janganlah kamu mengambil ilmu satu kali sekaligus. Barangsiapa yang mengambilnya satu kali sekaligus, akan hilang darinya sebagian. Tetapi ambillah sedikit demi sedikit bersama siang dan malam.”[Jami’ Bayan Al-Ilmi (1/104)]

[Disalin dari kitab عوائق الطلب karya Asy-Syaikh Doktor Abdussalam bin Barjas Ali ‘Abdil Karim. Edisi Indonesia: “10 Rintangan dalam menuntut ilmu” pada halaman 85-87. Penerjemah: Abu Muhammad ibnu Hamzah. Muraja’ah: Al-Ustadz Abu Muhammad Harits Abrar Thalib. Penerbit: Pustaka Al-Haura’]


〰〰〰〰〰〰〰
📚 WA Salafy Kendari 📡